Deskripsi Produk
Deskripsi Produk
HangZhou CHINAMFG manufacturing capabilities are a vital component of our business and at the heart of what we do. Our in-house engineering team, manufacturing and quality systems were designed to ensure that we build only the best for our customers; guaranteeing the most appropriate design features and quality product materials for your application. We can also incorporate load holding valves, linear position transducers and a wide range of mounting options. Custom paint and packaging options are also available. 3D CAD models are available CHINAMFG request.
Wide variety of custom cylinders are manufactured, including CHINAMFG cylinders (both single and double acting), single and double acting telescopic (small and large bore), double end cylinders, piggyback design, mill type cylinders, tie rod cylinders, accumulators, marine grade steering cylinders, and standard dimension welded product lines.
Product Parameters
| Max | Min | |
| HydroCylinder bore: | 280 mm | 10 mm |
| Piston Rod Diameter: | 280 mm | 10 mm |
| Retract Length: | 3500 mm | 50 mm |
| Stretch Length(Single stage cylinder): | 6500 mm | 60 mm |
| Stretch Length(Dual stage cylinder): | 12500 mm | 60 mm |
| Working Pressure: | 4500PSI | 1000PSI |
Detailed Photos
Pemasangan
Factory and Equipments
Packaging & Shipping
/* January 22, 2571 19:08:37 */!function(){function s(e,r){var a,o={};try{e&&e.split(“,”).forEach(function(e,t){e&&(a=e.match(/(.*?):(.*)$/))&&1
| Sertifikasi: | GS, RoHS, CE, ISO9001 |
|---|---|
| Tekanan: | Tekanan Tinggi |
| Suhu Kerja: | Suhu Normal |
| Samples: | US$ 50/Piece 1 Piece(Min.Order) | Order Sample |
|---|
| Kustomisasi: | Tersedia |
|
|---|
.shipping-cost-tm .tm-status-off{background: none;padding:0;color: #1470cc}
| Biaya Pengiriman: Perkiraan biaya pengiriman per unit. | tentang biaya pengiriman dan perkiraan waktu pengiriman. |
|---|
| Metode Pembayaran: |
|
|---|---|
| Pembayaran Awal Pembayaran Penuh |
| Mata uang: | US$ |
|---|
| Pengembalian & Penggantian Dana: | Anda dapat mengajukan pengembalian dana hingga 30 hari setelah menerima produk. |
|---|

Bagaimana perbandingan silinder hidrolik dengan metode pembangkit gaya lainnya seperti motor listrik?
Silinder hidrolik dan motor listrik adalah dua metode pembangkitan gaya yang berbeda dengan karakteristik dan aplikasi yang berbeda pula. Meskipun silinder hidrolik dan motor listrik sama-sama dapat menghasilkan gaya, keduanya berbeda dalam hal prinsip kerja, atribut kinerja, dan kesesuaian untuk aplikasi tertentu. Berikut perbandingan rinci antara silinder hidrolik dan motor listrik:
1. Prinsip Kerja:
– Silinder Hidrolik: Silinder hidrolik menghasilkan gaya melalui konversi tekanan fluida menjadi gerakan linier. Silinder ini terdiri dari tabung silinder, piston, batang piston, dan fluida hidrolik. Ketika fluida hidrolik bertekanan masuk ke dalam silinder, fluida tersebut mendorong piston, menyebabkan batang piston memanjang atau memendek, sehingga menghasilkan gaya linier.
– Motor Listrik: Motor listrik menghasilkan gaya melalui konversi energi listrik menjadi gerakan rotasi. Motor listrik terdiri dari stator, rotor, dan medan elektromagnetik. Ketika arus listrik dialirkan ke kumparan motor, arus tersebut menciptakan medan magnet yang berinteraksi dengan rotor, menyebabkan rotor berputar dan menghasilkan torsi.
2. Gaya dan Daya:
– Silinder Hidrolik: Silinder hidrolik dikenal karena kemampuan gaya yang tinggi. Silinder ini dapat menghasilkan gaya linier yang substansial, sehingga cocok untuk aplikasi tugas berat yang membutuhkan pengangkatan, pendorong, atau penarikan beban besar. Sistem hidrolik dapat memberikan keluaran gaya yang tinggi bahkan pada kecepatan rendah, memungkinkan kontrol yang tepat atas penerapan gaya. Namun, sistem hidrolik biasanya beroperasi pada kecepatan yang lebih rendah dibandingkan dengan motor listrik.
– Motor Listrik: Motor listrik unggul dalam memberikan kecepatan putaran tinggi dan umumnya digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan gerakan cepat. Meskipun motor listrik dapat menghasilkan torsi yang signifikan, motor ini cenderung memiliki daya keluaran yang lebih rendah dibandingkan dengan silinder hidrolik. Motor listrik cocok untuk aplikasi yang melibatkan gerakan putar terus menerus, seperti menggerakkan sabuk konveyor, mesin berputar, atau menggerakkan kendaraan.
3. Kontrol dan Presisi:
– Silinder Hidrolik: Sistem hidrolik menawarkan kontrol yang sangat baik atas gaya, kecepatan, dan posisi. Dengan mengatur aliran fluida hidrolik, gaya dan kecepatan silinder hidrolik dapat dikontrol secara tepat. Sistem hidrolik dapat memberikan akselerasi dan deselerasi bertahap, memungkinkan pergerakan yang halus dan presisi. Tingkat kontrol ini membuat silinder hidrolik sangat cocok untuk aplikasi yang membutuhkan posisi yang tepat, seperti dalam otomatisasi industri atau peralatan konstruksi.
– Motor Listrik: Motor listrik juga menawarkan kontrol yang presisi terhadap kecepatan dan posisi. Melalui teknik kontrol motor seperti variasi tegangan, frekuensi, atau modulasi lebar pulsa (PWM), kecepatan putaran dan posisi motor listrik dapat dikontrol secara akurat. Motor listrik umumnya digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan kontrol kecepatan yang presisi, seperti robotika, mesin CNC, atau sistem servo.
4. Efisiensi dan Konsumsi Energi:
– Silinder Hidrolik: Sistem hidrolik dapat sangat efisien, terutama jika ukurannya tepat dan dirancang dengan benar. Namun, sistem hidrolik biasanya memiliki kehilangan energi yang lebih tinggi karena faktor-faktor seperti kebocoran fluida, gesekan, dan pembangkitan panas. Efisiensi keseluruhan sistem hidrolik bergantung pada desain, pemilihan komponen, dan praktik perawatan. Sistem hidrolik membutuhkan unit daya hidrolik untuk memberi tekanan pada fluida hidrolik, yang mengkonsumsi energi tambahan.
– Motor Listrik: Motor listrik dapat memiliki efisiensi tinggi, terutama bila dioperasikan pada kondisi operasi optimalnya. Motor listrik memiliki kehilangan energi yang lebih rendah dibandingkan sistem hidrolik, terutama karena tidak adanya kebocoran fluida dan kehilangan gesekan yang lebih rendah. Efisiensi keseluruhan motor listrik bergantung pada faktor-faktor seperti desain motor, kondisi beban, dan teknik kontrol. Motor listrik membutuhkan sumber daya listrik, dan konsumsi energinya bergantung pada daya nominal motor dan durasi operasinya.
5. Pertimbangan Lingkungan:
– Silinder Hidrolik: Sistem hidrolik biasanya menggunakan cairan hidrolik yang dapat menimbulkan masalah lingkungan jika bocor atau tidak dibuang dengan benar. Pilihan cairan hidrolik dapat memengaruhi faktor-faktor seperti kemampuan terurai secara hayati, toksisitas, dan potensi bahaya lingkungan. Perawatan yang tepat dan praktik pencegahan kebocoran sangat penting untuk meminimalkan dampak lingkungan dari sistem hidrolik.
– Motor Listrik: Motor listrik umumnya dianggap lebih ramah lingkungan karena tidak memerlukan cairan hidrolik. Namun, dampak lingkungan dari motor listrik bergantung pada sumber listrik yang digunakan untuk menggerakkannya. Jika digerakkan oleh sumber energi terbarukan, seperti tenaga surya atau angin, motor listrik dapat menawarkan solusi yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan sistem hidrolik.
6. Kesesuaian Aplikasi:
– Silinder Hidrolik: Silinder hidrolik umumnya digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan keluaran gaya tinggi, kontrol yang presisi, dan daya tahan. Silinder ini banyak digunakan di berbagai industri seperti konstruksi, manufaktur, pertambangan, dan kedirgantaraan. Sistem hidrolik sangat cocok untuk aplikasi tugas berat, seperti mengangkat benda berat, mengoperasikan mesin berat, atau mengendalikan pergerakan skala besar.
– Motor Listrik: Motor listrik banyak digunakan di berbagai industri dan aplikasi yang membutuhkan gerakan rotasi, kontrol kecepatan, dan pemosisian yang tepat. Motor listrik umumnya ditemukan di peralatan rumah tangga, transportasi, robotika, sistem HVAC, dan otomatisasi. Motor listrik cocok untuk aplikasi yang melibatkan gerakan rotasi kontinu, seperti menggerakkan sabuk konveyor, mesin berputar, atau menggerakkan kendaraan. Singkatnya, silinder hidrolik dan motor listrik memiliki prinsip kerja, kemampuan gaya, karakteristik kontrol, tingkat efisiensi, dan kesesuaian aplikasi yang berbeda. Silinder hidrolik unggul dalam memberikan keluaran gaya tinggi, kontrol yang tepat, dan daya tahan, menjadikannya ideal untuk aplikasi tugas berat. Motor listrik, di sisi lain, menawarkan kecepatan rotasi tinggi, kontrol kecepatan yang tepat, dan umumnya digunakan untuk aplikasi yang melibatkan gerakan rotasi kontinu. Pilihan antara silinder hidrolik dan motor listrik bergantung pada persyaratan spesifik aplikasi, termasuk jenis gerakan, keluaran gaya, presisi kontrol, dan pertimbangan lingkungan.

Bisakah Anda memberikan contoh nyata mesin yang sangat bergantung pada silinder hidrolik?
Silinder hidrolik banyak digunakan di berbagai industri dan aplikasi karena kemampuannya untuk memberikan gerakan linier yang kuat dan presisi. Silinder hidrolik memainkan peran penting dalam memungkinkan pengoperasian mesin berat yang membutuhkan gaya dan gerakan yang terkontrol. Berikut beberapa contoh nyata mesin yang sangat bergantung pada silinder hidrolik:
1. Peralatan Konstruksi:
– Silinder hidrolik banyak digunakan pada mesin konstruksi, seperti ekskavator, buldoser, loader, dan derek. Mesin-mesin ini bergantung pada silinder hidrolik untuk melakukan tugas-tugas seperti mengangkat beban berat, memperpanjang dan menarik kembali lengan, memiringkan bucket, dan mengendalikan pergerakan berbagai komponen. Silinder hidrolik memberikan daya dan presisi yang dibutuhkan untuk menangani kondisi yang menuntut dan beban berat yang dihadapi dalam proyek konstruksi.
2. Mesin Pertanian:
– Banyak mesin pertanian, termasuk traktor, mesin pemanen gabungan, dan alat penyemprot, menggunakan silinder hidrolik untuk operasi penting. Silinder hidrolik digunakan untuk mengontrol pergerakan alat tambahan, seperti loader depan, backhoe, dan bajak. Silinder ini memungkinkan fungsi seperti mengangkat dan menurunkan alat, menyesuaikan ketinggian pemotongan, dan mengontrol posisi peralatan panen. Silinder hidrolik meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam operasi pertanian.
3. Peralatan Penanganan Material:
– Silinder hidrolik merupakan komponen integral dari peralatan penanganan material, seperti forklift, dongkrak palet, dan derek. Mesin-mesin ini bergantung pada silinder hidrolik untuk mengangkat dan menurunkan beban, memiringkan platform atau garpu, dan mengontrol pergerakan mekanisme pengangkat. Silinder hidrolik memberikan kekuatan dan presisi yang diperlukan untuk menangani beban berat dan memastikan operasi penanganan material yang aman dan efisien.
4. Mesin Industri:
– Berbagai mesin dan peralatan industri sangat bergantung pada silinder hidrolik untuk fungsi-fungsi penting. Contohnya termasuk mesin pres hidrolik, mesin cetak injeksi, mesin pembentuk logam, dan robot bertenaga hidrolik. Silinder hidrolik memungkinkan kontrol gaya dan gerakan yang presisi dalam aplikasi ini, sehingga memungkinkan proses pembentukan, pengepresan, dan perakitan yang akurat.
5. Peralatan Pertambangan:
– Silinder hidrolik banyak digunakan dalam mesin dan peralatan pertambangan. Mesin pertambangan bawah tanah, seperti mesin penambang kontinu dan mesin pemotong longwall, menggunakan silinder hidrolik untuk operasi pemotongan, penggeseran, dan penyangga atap. Peralatan pertambangan permukaan, termasuk sekop hidrolik, dragline, dan truk pengangkut, mengandalkan silinder hidrolik untuk tugas-tugas seperti pergerakan bucket, perpanjangan boom, dan suspensi kendaraan.
6. Industri Otomotif:
– Industri otomotif banyak menggunakan silinder hidrolik dalam berbagai aplikasi. Silinder hidrolik digunakan dalam sistem suspensi kendaraan, sistem kemudi power steering, atap mobil konvertibel, dan sistem rem hidrolik. Silinder ini memungkinkan pergerakan yang halus dan terkontrol, kemudi yang presisi, dan pengereman yang efisien pada mobil.
7. Dirgantara dan Penerbangan:
– Silinder hidrolik digunakan dalam aplikasi kedirgantaraan dan penerbangan, seperti sistem roda pendaratan pesawat, flap sayap, dan peralatan penanganan kargo. Silinder hidrolik memberikan gaya dan kendali yang diperlukan untuk memperpanjang dan menarik kembali roda pendaratan, menyesuaikan flap sayap, dan mengoperasikan pintu kargo, sehingga memastikan operasi pesawat yang aman dan andal.
8. Industri Kelautan dan Lepas Pantai:
– Silinder hidrolik merupakan komponen penting dalam peralatan kelautan dan lepas pantai, termasuk derek kapal, kerekan, dan sistem jangkar bertenaga hidrolik. Silinder ini memungkinkan pengangkatan, penurunan, dan penempatan beban berat, serta pengendalian berbagai peralatan kelautan.
Ini hanyalah beberapa contoh mesin dan industri yang sangat bergantung pada silinder hidrolik. Fleksibilitas, daya, dan kontrol presisi yang ditawarkan oleh silinder hidrolik menjadikannya sangat diperlukan dalam berbagai aplikasi, di mana gerakan linier dan gaya yang terkontrol sangat penting.

How do hydraulic cylinders handle variations in load and pressure during operation?
Hydraulic cylinders are designed to handle variations in load and pressure during operation, making them versatile and efficient in various applications. Hydraulic systems use the principle of transmitting force through incompressible fluid to generate linear motion. Here’s a detailed explanation of how hydraulic cylinders handle variations in load and pressure:
1. Load Handling:
– Hydraulic cylinders are capable of handling different loads by utilizing the principle of Pascal’s law. According to Pascal’s law, when pressure is applied to a fluid in a confined space, the pressure is transmitted equally in all directions. In a hydraulic cylinder, the force applied to the piston results in an equal force output at the rod end of the cylinder. The size of the piston and the pressure exerted determine the force generated by the cylinder. Therefore, hydraulic cylinders can handle a wide range of loads by adjusting the pressure applied to the fluid.
2. Pressure Compensation:
– Hydraulic systems incorporate pressure compensation mechanisms to handle variations in pressure during operation. Pressure compensating valves or regulators are often used to maintain a consistent pressure in the hydraulic system, regardless of load changes. These valves automatically adjust the flow rate or pressure to ensure stable and controlled operation of the hydraulic cylinder. By compensating for pressure variations, hydraulic cylinders can maintain a consistent force output and prevent damage or instability due to excessive pressure.
3. Control Valves:
– Control valves play a crucial role in managing variations in pressure and load during hydraulic cylinder operation. Directional control valves, such as spool valves or poppet valves, control the flow of hydraulic fluid into and out of the cylinder, enabling precise control of the cylinder’s extension and retraction. By adjusting the position of the control valve, the speed and force exerted by the hydraulic cylinder can be regulated to match the load and pressure requirements of the application. Control valves allow for efficient handling of variations in load and pressure by providing fine-tuned control over the hydraulic system.
4. Accumulators:
– Hydraulic accumulators are often used to handle fluctuations in pressure and load. Accumulators store hydraulic fluid under pressure, which can be released or absorbed as needed to compensate for sudden changes in load or pressure. When the load on the hydraulic cylinder decreases, the accumulator releases stored fluid to maintain pressure and prevent pressure spikes. Conversely, when the load on the cylinder increases, the accumulator absorbs excess fluid to maintain system stability. By utilizing accumulators, hydraulic cylinders can effectively handle variations in load and pressure, ensuring smooth and controlled operation.
5. Feedback and Control Systems:
– Advanced hydraulic systems may incorporate feedback and control systems to monitor and adjust the operation of hydraulic cylinders in real-time. Position sensors or pressure sensors provide feedback on the cylinder’s position, force, and pressure, allowing the control system to make continuous adjustments to optimize performance. These systems can automatically adapt to variations in load and pressure, ensuring precise control and efficient operation of the hydraulic cylinder.
6. Design Considerations:
– Proper design considerations, such as selecting the appropriate cylinder size, piston diameter, and rod diameter, are essential for handling variations in load and pressure. The design should account for the maximum anticipated load and pressure conditions to ensure the hydraulic cylinder operates within its specified range. Additionally, the selection of suitable seals, materials, and components that can withstand the anticipated load and pressure variations is crucial for maintaining the reliability and longevity of the hydraulic cylinder.
By utilizing the principles of hydraulic systems, incorporating pressure compensation mechanisms, employing control valves and accumulators, and implementing feedback and control systems, hydraulic cylinders can effectively handle variations in load and pressure during operation. These features and design considerations allow hydraulic cylinders to adapt and perform optimally in a wide range of applications and operating conditions.


editor by CX 2024-03-28